Kingdom Plantae (Biologi), Contoh Soal, Pembahasan, Dan Penjelasan

Posted by Bhernadin Erryco on Jumat, 22 Maret 2013

 
1. Lumut digolongkan ke dalam tumbuhan peralihan antara tumbuhan bertalus dan tumbuhan berkormus, karena
a. daun lumut tidak berklorofil
b. jumlah spesiesnya sangat sedikit
c. memiliki daun sejati
d. belum berakar sejati
e. bersifat diploid

  • Pembahasan : Pada lumut, akar yang sebenarnya tidak ada, tumbuhan ini melekat dengan perantaraan Rhizoid (akar semu)

2. Salah satu perbedaan antara akar dengan rhizoid adalah
a. rhizoid berupa benang/filamen, sedangkan akar berupa sel
b. rhizoid terdiri dari satu jaringan sel, sedangkan akar mempunyai beberapa jaringan sel
c. rhizoid tidak dapat menyerap air dari dalam tanah, sedang akar dapat menyerap air
d. rhizoid bertudung akar, sedang akar tidak
e. rhizoid terdapat pada kormophyta, akar pada thallophyta

  • Pembahasan : Rhizoid merupakan akar berupa filament / benang, bukan merupakan akar sejati

3. Alat kelamin betina pada tumbuhan lumut dan paku dinamakan
a. anteridium
b. arkegonium
c. sporogonium
d. oogonium
e. protalium

  • Pembahasan : Alat kelamin betina pada tumbuhan paku dan lumut adalah arkegonium (n) yang menghasilkan ovum

4. Tumbuhan lumut yang sehari-hari berwarna hijau adalah
a. sporofit
b. gametofit
c. protonema
d. prothalium
e. kloroplas

  • Pembahasan : Tubuh lumut terdiri dari sel-sel yang memiliki kloroplas. Kloroplas mengandung pigmen klorofil untuk fotosintesis. Pada lumut berbentuk talus, sel-sel yang mengandung klorofil terutama berada pada jaringan sebelah atas.

5. Ada sejenis lumut, ila dikeringkan dan disterilisasi dapat digunakan sebagai pengganti kapas. Jenis lumut tersebut adalah
a. Marchantia polymorpha
b. Anthoceros laevis
c. Sphagnum fimbriatum
d. Lycopodium clavatum
e. Marsilea crenata

  • Pembahasan : Sphagnum fimbriatum merupakan lumut gambut yang disterilkan dan digunakan sebagai pengganti kapas. Merupakan kelas Musci (lumut daun).

6. Daun paku yang berfungsi sebagai penghasil spora disebut
a. mesofil
b. tropofil
c. hidro fil
d. tropofit
e. sporofil

  • Pembahasan : sporofil adalah daun yang khusus menghasilkan spora

7. Perhatikan gambar ini


Gambar diatas adalah
a. Sporofit tumbuhan paku
b. Sporofit tanaman lumut
c. Gametofit tanaman paku
d. Sporogonium  tanaman paku
e. Gametofit tanaman paku
  • Pembahasan : itu gambar Prothalium paku sebagai Gametofit

8. Pada pergiliran keturunan golongan paku-pakuan (Pteridophyta), bagian yang merupakan fase gametofit adalah
a. sporangium
b. sel induk spora
c. protalium
d. tumbuhan paku
e. sporogonium

  • Pembahasan : protalium merupakan fase gametofit, keturunannnya vegetative, sel-selnya haploid, dan umurnya pendek

9. Meiosis pada tumbuhan paku terjadi pada saat
a. perkembangan spora
b. perkembangan protalium
c. pembentukan sel telur
d. pembentukan spora
e. pembentukan sporofit

  • Pembahasan : dari sporangium menjadi spora

10. Pada siklus hidup paku homospor, terlihat fase antara lain
a. sel induk spora – spora – protalium
b. paku – zigot – sporangium – sporofil
c. anteridium – sel telur – mikroprotalium
d. tumbuhan paku – mikrospora – mikroprotalium
e. spora – protalium – arkegonium

  • Pembahasan : lihat skema metagenesis paku

11. Tumbuhan paku dibedakan menjadi paku homospor, heterospor, dan peralihan. Dasar yang membedakannya adalah
a. cara reproduksi vegetatifnya
b. spora yang dihasilkannya
c. cara reproduksi generatifnya
d. jenis spora yang dihasilkannya
e. jumlah dihasilkan sporanya

  • Pembahasan : Paku homospor menghasilkan 1 jenis spora saja. Paku heterospor meghasilkan 2 jenis spora. Paku peralihan menghasilkan spora yang bentuk dan ukurannya sama tetapi sebagian jantan dan sebagian betina.

12. Gymnospermae dan Angiospermae tergolong dalam divisi Spermatophyta karena
a. menghasilkan sel gamet
b. menghasilkan biji
c. mempunyai bunga
d. mempunyai strobilus
e. menghasilkan buah

  • Pembahasan : Tumbuhan ini menghasilkan biji sebagai alat untuk berkembang biak yang mengandung embrio sebagai tuunan generatifnya (Embriophyta siphonogamae)

13. Phaseolus radiatus merupakan tumbuhan yang termasuk dalam familia
a. moraceae
b. papilionaceae
c. mimosaceae
d. caesalpiniaceae
e. euphorbiaceae

  • Pembahasan : Phaseolus radiates merupakan kacang hijau yang terdapat dalam kelas dikotil family papilionaceae

14. Monokotil dapat dibedakan dari dikotil berdasarkan ciri-ciri khas yang terdapat pada semua struktur di bawah ini, kecuali
a. susunan akarnya
b. susunan anatomi batangnya
c. morfologi bunganya
d. sifat haploid sel kelaminnya
e. bangun dasar daunnya

  • Pembahasan : Keempat pilihan diatas merupaka perbedaan mokotil dan dikotil kecuali pilihan d

15. Kingdom Plantae terdiri dari : Bryophyta, Pteridophyta, Spermatophyta. Ciri-ciri Bryophyta yang membedakannya dari Pteridophyta adalah
a. mengalami pergiliran keturunan, sporanya lebih dari 2 macam
b. berkembang biak dengan spora, fase sporofit lebih dominan
c. akar, batang, dan daun yang jelas, memiliki kumpulan sporangium
d. gametofit berumur lebih panjang dari sporofit, belum memiliki pembuluh angkut
e. mempunyai daun steril dan daun fertile, yang berfungsi untuk membuat spora

  • Pembahasan : tumbuhan paku mengalami pergiliran keturunan (metagenesis) antara fase gametofit dan sporofit

16. Ciri-ciri suatu organism yang ditemukan di sepanjang sungai adalah sebagai berikut
i. Melekat di atas tanah dengan rhizoid
ii. Bertubuh kecil, pipih, dan berwarna hijau
iii. Tidak memiliki batang maupun akar sejati
iv. Sporogonium melekat pada gametofit
Organisme itu dapat digolongkan ke dalam
a. ganggang
b. jamur
c. lumut
d. paku-pakuan
e. lumut kerak

  • Pembahasan : Organisme tersebut dapat digolongkan ke dalam kelompok lumut.Ciri-ciri utama yang menunjukkan bahwa organism tersebut adalah lumut, yaitu tidak memiliki batang maupun akar sejati dan melekat di atas tanah dengan rhizoid.

17. Angiospermae sering disebut sebagai tumbuhan berbiji tertutup. Disebut berbiji tertutup karena bakal bijinya ditutupi oleh
a. kulit buah
b. endosperm
c. bakal buah
d. kulit biji tebal
e. berada dalam strobilus

  • Pembahasan : Bakal biji pada tumbuhan Angiospermae dilindungi oleh bakal buah atau daun- daun buah (karpela), sehingga disebut tumbuhan berbiji tertutup.

18. Tanaman lumut, suplir, ganggang hijau, melinjo, dan rambutan dalam pengklasifikasiannya masuk ke Kingdom Plantae dengan ciri-ciri khusus, yaitu
a. eukariotik, multiseluler, dan fotoautotrof
b. eukariotik, uniseluler, dan dapat melakukan fotosintesis
c. prokariotik, multiseluler, dan autotrof
d. prokariotik, uniseluler, dan dapat melakukan fotosintesis
e. eukariotik, multiseluler, dan heterotrof

  • Pembahasan : jelas pilihan a merupakan ciri-ciri khusus plantae. Fotoautotrof karena mempunyai kloroplas.

19. Lima tumbuhan yang teramsuk kelompok kormophyta, yaitu:
i. Kelapa (Cocos nucifera)
ii. Nenas (Ananas sativus)
iii. Pisang (Musa paradisiacal)
iv. Jahe (Zingiber officinale)
v. Rumput teki (Cyperus rotundus)
Persamaan ciri-ciri yang dimiliki oleh kelima tumbuhan di atas adalah
a. tulang daunnya sejajar atau melengkung
b. akar dan batangnya berkambium
c. tulang daunnya menyirip atau menjari
d. daun-daunnya kaku
e. tidak mempunyai bunga

  • Pembahasan : kelima tumbuhan diatas merupakan tumbuhan dikotil

20. Tumbuhan dengan cirri-ciri, yaitu daun berbentuk runcing seperti jarum, batang bercabang-cabang, tidak dijumpai bunga tetapi ada bagian berbentuk strobilus coklat. Berdasarkan cirri-ciri tersebut dapat disimpulkan bahwa tanaman tersebut termasuk
a. Angiospermae
b. Gymnospermae
c. dikotil
d. monokotil
e. Pteridophyta

  • Pembahasan : itu semua merupakan cirri-ciri dar tumbuhan Gymnospermae

21. Perhatikan ciri-ciri tumbuhan berikut ini.
1) Memiliki bagian bunga dengan kelipatan 3
2) Berkambium
3) Tulang daun menyirip dan menjari
4) Berakar tunggang
5) Kotiledon 1
Ciri-ciri yang menunjukkan kelompok tumbuhan dikotil adalah
a. 1-2-3
b. 1-3-5
c. 2-3-4
d. 2-3-5
e. 3-4-5

  • Pembahasan : no 1,5 merupakan cirri-ciri tumbuhan monokotil

22. Rhizoid tumbuhan lumut yang tampak seperti benang-benang berfungsi untuk
a. melekatkan diri pada substrat
b. menyerap air
c. menyerap zat hara
d. memperbanyak diri secara vegetative
e. menghisap makanan

  • Pembahasan : Pada lumut, akar yang sebenarnya tidak ada, tumbuhan ini melekat dengan perantaraan Rhizoid (akar semu)

23. Spora pada tumbuhan lumut bersifat
a. tetraploid
b. triploid
c. diploid
d. haploid
e. sporofit

  • Pembahasan : spora pada tumbuhan lumut bersifat haploid (n)

24. Karakteristik berikut yang dimiliki tumbuhan paku adalah
a. sporofit mempunyai akar, batang, dan daun
b. sporofit mempunyai pembuluh pengangkut dan klorofil
c. gametofitnya disebut protalus
d. gametofitnya bersifat fotoautotrof
e. gametofitnya disebut sporofil

  • Pembahasan : pilihan a merupakan karakteristik utama dalam tumbuhan paku

25. Dibandingkan dengan generasi sporofitnya, generasi gametofit tumbuhan paku
a. berukuran lebih besar
b. bersifat diploid
c. mempunyai masa hidup lebih singkat
d. lebih dominan
e. bersifat triploid

  • Pembahasan : umur generasi sporofit dalam tumbuhan paku lebih panjang daripada generasi gametofitnya dan juga lebih besar.

26. Tumbuhan berikut yang termasuk dalam family Arecaceae adalah
a. Arenga pinnata
b. Elaeis guineensis
c. Areca catechu
d. Oryza sativa
e. Zea mays

  • Pembahasan : Arenga pinnata adalah aren merupakan family Arecaceae kelas monokotil.

27. Di bawah ini merupakan contoh tumbuhan monokotil, kecuali
a. Oryza sativa
b. Solanum tubermosum
c. Zea mays
d. Zingiber officinale
e. Saccharum Officinarum

  • Pembahasan : Solanum tubermosum adalah kentang merupakan family Solanaceae kelas dikotil.

28. Berdasarkan ada tidaknya daun mahkota bunga, tumbuhan berbiji tertutup dari kelas dikotil dibagi menjadi 3 subkelas, yaitu
a. monoklamida, monokotil, dan dialipetala
b. monoklamida, dialipetala, dan Cycadinae
c. simpetala, monoklamida, dan dialipetala
d. dialipetala. Solanaceae, dan Fagaceae
e. Cannaceae, Piperaceae, dan Fagaceae

  • Pembahasan : 
  • Simpetala meliputi tumbuhan dengan habitus herba, semak, perdu dan pohon. ciri utama subkelas ini adalah golonan tumbuhan yang mempunyai bunga dengan perhiasaan lengkap, terdiri dari kelopak dan mahkota, dengan daun-daun mahkota yang berlekatan menjadi satu. 
  • Monoklamida umumnya berupa pohon atau tumbuhan berkayu. Tumbuhan ini tidak mempunyai perhiasaan bunga, hanya terdiri dari kelopak bunga saja. 
  • Dialipetala meliputi habitus terna, semak, perdu, dan pohon. Ciri utamanya mempunyai bunga yang menarik perhatian dan apada umumnya menunjukkan perhiasaan bunga yang lengkap, daun mahkota umumnya saling berlepasan.

29. Di bawah ini merupakan contoh kelas dari subdivisi Gymnospermae, kecuali
a. Pinaceae
b. Cycadinae
c. Gnetinae
d. Coniferae
e. Ginkgoinae

  • Pembahasan : Keempat pilihan yang diatas selain pilihan a, merupakan subdivisi Gymnospermae. Pinnaceae subdivisi Angiospermae dan kelas monokotil.

30. Gymnospermae dibagi menjadi beberapa kelas. Kelas Ginkgoinae mempunyai ciri-ciri sebagai berikut, kecuali
a. pohonnya bertunas pendek
b. tulang daun bercabang menggarpu
c. batangnya terdiri dari hipokotil yang menebal
d. bijinya mempunyai kulit luar yang berdaging dan kulit dalam yang keras
e. daunnya bertangkai panjang berbentuk pasak atau kipas

  • Pembahasan : c merupakan pilihan yang salah karena keempat pilihan yang lainnya memang benar itu adalah cirri-ciri kelas Ginkgoinae.

31. Tumbuhan berbiji dibedakan menjadi 2 subdivisi, yaitu tumbuhan berbiji terbuka (Gymnospermae) dan tumbuhan berbiji tertutup (Angiospermae). Di bawah ini yang merupakan ciri khas tumbuhan berbiji tertutup adalah
a. biji tumbuh pada permukaan megasporofit
b. bakal bijinya diselubungi bakal buah
c. makrosporagium dan mikrosporagium terpisah satu sama lain
d. akarnya berupa akar tunggang dan batangnya bercabang
e. sporofit tersusun dalam strobilus yang berumah dua

  • Pembahasan : Angiospermae berlainan dengan golongan tumbuhan Gymnospermae, karea bakal bijinya selalu diselubungi oleh suatu badan yang berasal dari daun-daun buah (karpela) yang merupakan bakal buah.
32. Pada tumbuhan berbiji dengan struktur mikrosporangium, hasil proses meiosis berupa
a. sporofit
b. saprofit
c. megaspore
d. buluh serbuk sari
e. mikrospora

  • Pembahasan : Pada mikrosporangium, produk meiosis berupa mikrospora. Mikrospora yang mencapai sporofit akan berkecambah membentuk buluh serbuk sari yang umbuh menju kea rah bakal biji untuk membuahi gametofit betina.
33. Tumbuhan berbiji (Spermatophyta) mempunyai habitus yang sangat bervariasi. Di bawah ini yang merupakan contoh tumbuhan perdu adalah
a. jati, kelapa, dan beringin
b. lili, krokot, dan mawar
c. sayur-sayuran, arbei, dan kelapa
d. mawar, kembang merak, dan kembang sepatu
e. lili, krokot, dan arbei

  • Pembahasan : Habitus atau perawakan tumbuhan berbiji sangat bervariasi, yaitu pohon, semak, perdu, dan herba.

34. Polytrichum dikelompokan sebagai lumut berumah satu karena
a. anteridium dan arkegonium terdapat pada satu gametofit
b. anteridium dan arkegonium terdapat pada gametofit yang berbeda
c. sporofit menumpang pada gametofit
d. gametofit menumpang pada sporofit
e. sprofit dan gametofit terpisah

  • Pembahasan : jika anteridium dan arkegonium terdapat pada satu gametofit maka disebut lumut berumah satu (monoseus).
35. Sorus adalah kumpulan sporangium yang terdapat pada
a. akar
b. batang
c. daun
d. tunas
e. bunga

  • Pembahasan : sorus adalah kumpulan sporangium yang terdapat pada sporofil. Sporofil merupakan daun yang menghasilkan spora
36. Tumbuhan paku memiliki pembuluh xylem yang berfungsi untuk
a. mengangkut air dan garam mineral
b. mengangkut hasil fotosintesis
c. melakukan fotosintesis
d. menyimpan cadangan makanan
e. menyebarkan spora

  • Pembahasan : xylem adalah pembuluh pengangkut senyawa anorganik berupa air dan mineral dari akar ke seluruh bagian tumbuhan.
37. Tumbuhan Gymnospermae dan Angiospermae memiliki bagian-bagian berikut, kecuali
a. berkas pengangkut
b. polen
c. karpela
d. ovarium
e. ovulum

  • Pembahasan : ovarium merupakan tempat pembentukan sel telur / ovum pada hewan.
38. Pada tumbuhan lumut, meiosis terjadi di dalam
a. zigot
b. gametofit
c. sporangium
d. arkegonium
e. anteridium

  • Pembahasan : metagenesis lumut terjadinya pembelahan sel secara meiosis, yaitu pada fase sporogonium.
39. Fertilisasi pada tumbuhan dari golongan Angiospermae terjadi di dalam
a. stigma
b. stilus
c. ovarium
d. ovulum
e. karpelum

  • Pembahasan : Fertilisasi pada tumbuhan dari golongan Angiospermae terjadi di dalam ovulum
40. Tumbuhan Spermatophyta bermanfaat bagi manusia, kecuali
a. makanan
b. papan
c. kosmetik
d. dekorasi
e. konduktor

  • Pembahasan : Tumbuhan Spermatophyta bermanfaat bagi manusia antara lain unutk sayur, sandang, papan, obat, penyimpanan air, sumber oksigen, dekorasi dan kosmetik.
41. Metagenensis dalam daur hidup lumut didominasi oleh generasi
a. sporofit
b. gametofit
c. sporofit dan gametofit
d. zigot
e. spora

  • Pembahasan : fase gametofit mempunyai keturunan vegetative, sel- selnya haploid dan umurnya panjang.
42. Tubuh Marchantia berupa
a. filament
b. lembaran (talus) yang memiiki rizoid
c. tumbuhan kecil yang memiliki rizoid dan batang tak sejati
d. tumbuhan kecil yang memiliki rizoid serta batang dan daun tak sejati
e. tumbuhan kecil yang memiliki akar, batang, dan daun-daun sejati

  • Pembahasan : Marchantia merupakan lumut hati dengan tubuh berbentuk talus. Talus lumut hati berlobus seperti lobus pada hati manusia.
43. Selaginella disebut tumbuhan paku heterospora karena
a. menghasilkan spora yang sama
b. menghasilkan spora yang berbeda
c. menghasilkan spora yang berbeda jenis
d. menghasilkan gamet yang sama
e. menghasilkan gamet yang berbeda

  • Pembahasan : Selaginella merupakan tumubuhan paku heteospora.
44. Psilotum adalah tumbuhan paku yang memiliki cirri berikut, kecuali
a. memiliki pembuluh pengangkut
b. batang berklorofil
c. berdaun
d. menghasilkan spora
e. mengalami metagenesis

  • Pembahasan : Psilotum mempunyai cirri-ciri yang seperti diatas tetapi ia tidk memiliki pembuluh pengangkut.
45. Pada Equisetum,beberapa sporofil yang mengandung sporangia membentuk struktur seperti kerucut yang disebut
a. strobilus
b. tropofil
c. sorus
d. sporofil
e. indusium

  • Pembahasan : Strobilus merupakan kumpulan sporofil yang membentuk struktur kerucut pada ujung tunas fertile tumbuhan paku
46. Di bawah ini yang merupakan famili dari kelas monokotil adalah
a. famili Papilionaceae
b. famili Minosaceae
c. family Malvaceae
d. family Poaceae
e. family Casuarinaceae

  • Pembahasan : family Poaceae adalah tumbuhan Graminae yang merupakan kelas monokotil.
47. Apakah kegunaan dari indusium dalam tumbuhan paku
a. untuk melindungi sorus muda
b. untuk mengangkut air dan garam mineral
c. sebagai kotak spora
d. untuk fotosintensis
e. sebagai pelindung dari siar ultraviolet

  • Pembahasan : Indusium merupakan selaput yang melindungi sorus muda.
48. Di bawah ini yang termasuk klasifikasi lumut adalah
a. kelas Musci
b. kelas Equisetinae
c. kelas Filicinae
d. kelas Cycadinae
e. kelas Coniferae

  • Pembahasan : kelas Musci merupakan lumut daun.
49. Manfaat lumut bagi manusia adalah
a. bahan bakar
b. sandang
c. papan
d. penampung air
e. membersihkan kotoran

  • Pembahasan : Manfaat lumut bagi manusia adalah sebagai obat penyakit hepar (Marchantia) serta Sphagnum sebagai bahan bakar dan bahan pembalut.
50. Apakah Anteridum yang terdapat pada tumbuhan paku itu
a. cabang gametofit jantan
b. alat kelamin jantan
c. calon individu baru
d. tahap pertumbuhan setelah zigot
e. penyatuan 2 jenis gamet

  • Pembahasan : Anteridium merupakan alat kelamin jantan pada tumbuhan paku

KLASIFIKASI PAKU
Berdasarkan ciri tubuhnya, tumbuhan paku diklasifikasikan menjadi empat subdivisi, yaitu 
  1. Paku purba (Psilopsida)
  2. Paku kawat (Lycopsida)
  3. Paku ekor kuda (Sphenopsida)\
  4. Paku sejati (Pteropsida).

  1. Paku Purba (Psilopsida)
  • Tumbuhan paku purba yang masih hidup saat ini diperkirakan hanya tinggal 10 spesies sampai 13 spesies dari dua genus. 
  • Paku purba hidup di daerah tropis dan subtropis. 
  • Sporofit paku purba ada yang tidak memiliki akar sejati dan tidak memiliki daun sejati. 
  • Paku purba yang memilki daun pada umumnya berukuran kecil (mikrofil) dan berbentuk sisik. 
  • Batang paku purba bercabang dikotomi dengan tinggi mencapai 30 cm hingga 1 m. 
  • Paku purba juga tidak memiliki pembuluh pengangkut. 
  • Batang paku purba mengandung klorofil sehingga dapat melakukan fotosintesis. 
  • Cabang batang mengandung mikrofil dan sekumpulan sporangium yang terdapat di sepanjang cabang batang. Sporofil paku purba menghasilkan satu jenis spora (homospora). 
  • Gametofitnya tidak memiliki klorofil dan mengandung anteridium dan arkegonium. 
  • Gametofit paku purba bersimbiosis dengan jamur untuk memperoleh nutrisi. 
  • Contoh tumbuhan paku purba yaitu paku purba tidak berdaun (Rhynia) dan paku purba berdaun kecil (Psilotum).

  1. Paku Kawat (Lycopsida)


  • Paku kawat mencakup 1.000 spesies tumbuhan paku, terutama dari genus Lycopodium dan Selaginella
  • Paku kawat banyak tumbuh di hutan-hutan daerah tropis dan subtropis. 
  • Paku kawat menempel di pohon atau hidup bebas di tanah. 
  • Anggota paku kawat memiliki akar, batang, dan daun sejati. 
  • Daun tumbuhan paku kawat berukuran kecil dan tersusun rapat. 
  • Sporangium terdapat pada sporofil yang tersusun membentuk strobilus pada ujung batang. 
  • Strobilus berbentuk kerucut seperti konus pada pinus. 
  • Oleh karena itu paku kawat disebut juga pinus tanah. 
  • Pada paku rane (Selaginella) sporangium terdiri dari dua jenis, yaitu mikrosporangium dan megasporangium. 
  • Mikrosporangium terdapat pada mikrosporofil (daun yang mengandung mikrosporangium). 
  • Mikrosporangium menghasilkan mikrospora yang akan tumbuh menjadi gametofit jantan. 
  • Megasporangium terdapat pada megasporofil (daun yang mengandung megasporangium). 
  • Megasporangium menghasilkan megaspora yang akan tumbuh menjadi gametofit betina.
  • Gametofit paku kawat berukuran kecil dan tidak berklorofil. 
  • Gametofit memperoleh makanan dari jamur yang bersimbiosis dengannnya. 
  • Gemetofit paku kawat ada yang uniseksual, yaitu mengandung anteridium saja atau arkegonium saja. 
  • Gametofit paku kawat juga ada yang biseksual, yaitu mengandung anteridium dan arkegonium. 
  • Gametofit uniseksual terdapat pada Selaginella. Selaginella merupakan tumbuhan paku heterospora sedangkan gametofit biseksual terdapat pada Lycopodium.

  1. Paku Ekor Kuda (Sphenopsida
  •  Paku ekor kuda saat ini hanya tinggal sekitar 25 spesies dari satu genus, yaitu Equisetum.
  •  Equisetum terutama hidup pada habitat lembab di daerah subtropis. 
  •  Equisetum yang tertinggi hanya mencapai 4,5 m sedangkan rata-rata tinggi Equisetum kurang dari 1m. 
  • Equisetum memiliki akar, batang, dan daun sejati. 
  • Batangnya beruas dan pada setiap ruasnya dikelilingi daun kecil seperti sisik.  
  • Equisetum disebut paku ekor kuda karena bentuk batangnya seperti ekor kuda. 
  • Batangnya yang keras disebabkan dinding selnya mengandung silika. 
  • Sporangium terdapat pada strobilus. Sporangium menghasilkan satu jenis spora, sehingga Equisetum digolongkan pada tumbuhan paku peralihan. 
  • Gametofit Equisetum hanya berukuran beberapa milimeter tetapi dapat melakukan fotosintesis. \
  • Gametofitnya mengandung anteridium dan arkegonium sehingga merupakan gametofit biseksual.
 


  1. Paku Sejati (Pteropsida
  •  Paku sejati mencakup jenis tumbuhan paku yang paling sering kita lihat. 
  • Tempat tumbuh paku sejati sebagian besar di darat pada daerah tropis dan subtropis. 
  • Paku sejati diperkirakan berjumlah 12.000 jenis dari kelas Filicinae. 
  • Filicinae memiliki akar, batang, dan daun sejati. 
  • Batang dapat berupa batang dalam (rizom) atau batang di atas permukaan tanah. 
  • Daun Filicinae umumnya berukuran besar dan memiliki tulang daun bercabang. 
  • Daun mudanya memiliki ciri khas yaitu tumbuh menggulung (circinnatus). 
  • Jenis paku yang termasuk paku sejati yaitu 
  1. Semanggi (Marsilea crenata)
  2. Paku tanduk rusa (Platycerium bifurcatum)
  3. Paku sarang burung (Asplenium nidus)
  4. Suplir (Adiantum cuneatum)
  5. Paku sawah (Azolla pinnata)
  6. Dicksonia antarctica.
Manfaat Tumbuhan Paku



  • Beberapa jenis tumbuhan paku dapat diamanfaatkan bagi kepentingan manusia. Jenis tumbuhan paku yang dapat dimanfaatkan yaitu 
  1. semanggi (Marsilea crenata) dimakan sebagai sayur
  2. paku rane (Selaginella plana) sebagai obat untuk menyembuhkan luka
  3. paku sawah (Azolla pinnata) sebagai pupuk hijau tanaman padi di sawah
  4. suplir (Adiantum cuneatum) dan paku rusa (Platycerium bifurcatum) sebagai tanaman hias.
METAGENESISI LUMUT


KLASIFIKASI LUMUT

Sumber

{ 2 comments... read them below or add one }

A Riemorie mengatakan... Reply Comment

Makasih neeh..
Numpang copy ya...

Twentyna Trytotouchthesky mengatakan... Reply Comment

Thank you so muach.. ini sangat membantu,

:) :( ;) :D ;;-) :-/ :x :P :-* =(( :-O X( :7 B-) :-S #:-S 7:) :(( :)) :| /:) =)) O:-) :-B =; :-c :)] ~X( :-h :-t 8-7 I-) 8-| L-) :-a :-$ [-( :O) 8-} 2:-P (:| =P~ :-? #-o =D7 :-SS @-) :^o :-w 7:P 2):) X_X :!! \m/ :-q :-bd ^#(^ :ar!

Poskan Komentar

Ketentuan komentar:
- Baik dan Sopan.
- Komentar harus sesuai dengan isi postingan.
- No Spam, No Junk, No Rubbish, No Porn.
- Mudah Dimengerti.

Dimohon juga untuk Meng-Kritik atau kasih Saran buat Blog ini

Terima Kasih